Sabtu, 08 Maret 2014

Seperti Apa Dia


Seperti apa dia, aku pun tak tahu..


Aku hanya tau nama dan foto wajahnya di profil facebook.

Pertama tau tentangnya adalah saat chatting dengan temanku, temanku itu menanyakan apa kenal dengannya karena satu universitas juga, sama-sama menempuh studi master, dan katanya dia akan pergi ke Belanda. Waktu itu justru aku bertanya balik ke temanku itu, karena memang aku tidak kenal dengannya sama sekali. Padahal dia dulu satu SMA denganku, bahkan namanya pun aku tidak ingat apa lagi wajahnya. Mungkin karena aku kurang gaul waktu SMA jadi tidak banyak teman beda kelas yang aku kenal.


Setelah itu karena sedikit penasaran, aku search namanya di facebook barangkali ada profilnya. Ternyata dia mengirim permintaan teman di facebookku dan belum diconfirm. Tentu saja langsung aku confirm. Mungkin permintaan teman itu sudah lama sekali karena sudah lama juga aku tidak mengconfirm permintaan teman yang tidak dikenal. 


Lalu setelah berteman dengannya di facebook, aku sering melihat statusnya yang bersifat motivasi dan selalu membangun. Sepertinya dia orangnya cukup bijak untuk mengupdate status. Bukan memperlihatkan keluh kesahnya ke publik, tapi untuk sharing ilmu dan informasi, serta motivasi. Dia juga sepertinya orangnya sholeh, anak rohis, itu terlihat dari bahasanya di facebook saat mengomentari komentar teman-temannya.


Yah, hanya sebatas facebook aku mengaguminya. Sesekali aku ingin mengenalnya lebih dalam lewat chatting langsung dengannya. Namun kuurungkan niatku. Aku tak berani meng-enter kalimat, walau hanya sekedar salam. Aku takut dianggapnya sok kenal. Karena aku memang tak mengenalnya sama sekali. Mungkin dia jg sama denganku, hanya mengenalku karena di profilku ada banyak teman yang berteman dengannya juga. Walaupun begitu, akan sangat bahagia jika kami ditakdirkan bertemu dan saling mengenal lebih dalam. 


Jadi, yang bisa aku lakukan sekarang  hanyalah memohon kepada Allah. Mendoakannya semoga dia selalu dibukakan jalan untuk bertemu tulang rusuknya, lalu sekedar berdoa jikalau akulah tulang rusuknya, semoga aku pun dibukakan jalan agar bertemu dan layak mendampinginya. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar